Pramoedya Ananta Toer yang berumah dalam buku



Gus Muh menggambarkan Pram

        Buku ini merupakan pemyempurnaan dari Ideologi Saya Adalah Pramis: Sosok, Pikiran, dan Tindakan Pramoedya Ananta Toer yang terbit medio 2016 begitulah ucap Muhidin M. Dahlan sebagai pengarang. Biasa dipanggil Gus Muh beliau menceritakan Pram begitu detail, setiap pembaca seperti diajak membaca tulisan Pram sendiri. 
       Persis dengan semua buku Gus Muh tidak pernah ada yang mengecewakan, mulai; Kabar Buruk dari Langit, Tuhan, Izinkan Aku Jadi Pelacur, Adam Hawa dan sekarang, Pramoedya Ananta Toer yang Berumah dalam Buku semacam memorial menapak tilasi Pram.
Setiap tulisan Gus Muh selalu mengedepankan catatan personal untul Pram, bahwa kerja Pram yang sebenarnya adalah untuk kemanusiaan, tulisan sebagai jalan untuk beroleh keadilan. 
      Buku ini berisi 50 catatan Gus Muh yang sebagian sudah pernah terbit di blog beliau. Dari ke 50 catatan ini dibagi dalam 4 sub bab, prolog ( Yang berumah dalam buku dan Tindakan), Pokok (Karya yang menggelonding dan Menolak Takluk), Tokoh ( Si Manusia Polemik), dan Epilog ( Seruan dan kesaksian setelah pasar malam usai). Keempat bab menerangkan Pram melalui buku-bukunya yang dijadikan catatan untuk menilai Pram sendiri oleh Muhidin M. Dahlan.



Judul : Pramoedya Ananta Toer yang Berumah dalam Buku

Hal. : 212 

Penerbit : Warning Books 

Cetakan pertama : Agustus 2021

ISBN 978-623-96711-0-5

iv + 212 halaman
14,8 x 21 cm



 

Komentar

Postingan Populer