Upil Jatuh Cinta


Hari kemarin upil merasa galau, gundah gulana, rancu dan serta banyak hal yang tidak bisa dibahasakan lagi. Entahlah apa namanya, sebab apalah arti sebuah nama.
pasalnya, upil kehilangan kekasih yang selama ini selalu menemani disetiap keadaan. dengan keserta mertaan si tangan jail menjauhkan mereka. Kini Upil basah berdiam diri sambil merenungi apa yang selanjutnya terjadi.
Ketika Ia bangun dari tidur didapatinya telepon genggam kesayangannya hilang. bertanyalah ia kepada sesiapa saja yang dijumpai dalam perjalanan menuju aktivitas hari itu.
sehari-hari Ia akan membaca buku, berdiskusi, melamun itulah pekerjaan yang paling mulia untuknya saat ini. tanpa hadirnya telepon genggam seharusnya membuat Ia semakin bahagia karena tidak akan mengingat lagi cinta yang telah pergi disengaja atau tidak disengaja tersebut. tapi,,,,,,,
keadaan berbicara lain. hal itu membuatnya semakin terperosok dalam kejatuh cintaan yang tak terperi.
Dia putuskan untuk selalu membuat sibuk diri, termasuk ngopi bersama kawan maniak kopinya.
itupun tak cukup membuatnya berhasil.
Dunia seakan menunjukkan gambar dan profil upil kering yang selama ini dicintainya.
Ia terbengong sedikit menulungkupkan wajah kebawah dan menyandarkannya  ke tembok.
tiba-tiba dua kawannya datang dan mengatakan, pada yang lain "Apakah yang sebenarnya dia lakukan?".
yang lain menatap agaka heran lalu berucap "Barangkali itulah yang dimaksud Cinta itu Gila".


Ini hanyalah sedikit cerpen!!!!

Komentar

Postingan Populer